Kita berdua dan jalan tak bertepi
serta kebun mawar membawa kita
ketengah bunga-bunga
Angin membangkitkan gairah tubuh kita
pada fakta, realita dan cinta
Udara segar menyatukan kita dalam
kehangatan dekapan, Ah, kerinduan
yang membawa kita ada dalam cerita
Pelukan kita yang tak terlepaskan
dalam buaian kerinduan
menyatukan helaan-helaan nafas kita
Kaupun terpejam ketika aku menyentuh
kelopak merah bibirmu
Rona merah wajahmu menebar debaran
jantungku. Akan ada cerita masa
lalu, kata hatiku
Rupanya kerinduan itu telah lama
terpendam dalam hati
Februari 1992
Sabtu, 29 April 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar