Sabtu, 29 April 2017

Kerinduan

Kita berdua dan jalan tak bertepi
serta kebun mawar membawa kita
ketengah bunga-bunga

Angin membangkitkan gairah tubuh kita
pada fakta, realita dan cinta
Udara segar menyatukan kita dalam
kehangatan dekapan, Ah, kerinduan
yang membawa kita ada dalam cerita

Pelukan kita yang tak terlepaskan
dalam buaian kerinduan
menyatukan helaan-helaan nafas kita

Kaupun terpejam ketika aku menyentuh
kelopak merah bibirmu
Rona merah wajahmu menebar debaran
jantungku. Akan ada cerita masa
lalu, kata hatiku

Rupanya kerinduan itu telah lama
terpendam dalam hati

Februari 1992

Tidak ada komentar:

Posting Komentar