Sabtu, 29 April 2017

Cemburu

Kusadari, aku mencintaimu dan kau
membuatku terpesona dengan rona wajahmu,
gelombang cinta datang berderu-deru
menusuk sampai ke hati, tapi aku diam
dan tidak berbuat apa.
Aku hanya berdiri dan memandang bisu.

Aku, hanya bisa cemburu
ketika setiap lelaki mencandaimu
gejolak hatiku terbakar bagai bara api.
Amarah dihati membuat sesak,
kadang kupikir mengapa
kau datang dalam mataku,
kadang aku melamun kapan
kita bisa berdua,
kadang kuteriak kenapa
kau tidak jadi pacarku.

Aku hanya bisa cemburu
ketika setiap lelaki mencandaimu.
Aku sadar tatkala tiba-tiba realita
mengatakan kau bukan milikku.

Februari 1992

Tidak ada komentar:

Posting Komentar