Minggu, 29 Maret 2009

Melangkah Membawa Luka

Melangkah
Selangkah
Terhuyun
Terayun
Setapak-setapak sudah
Berat mengayun

Melangkah lagi
Bangun kembali
Jatuh berkali
Bangkit kembali

Menahan sakit
Perih dan ngeri
Luka-luka ini
Menembus tulang dan kulit

Berjalan lagi
Setapak selangkah
Sakit kian menjadi
Membawa pedih dan perih

Tak tahan lagi
Merasakan begini
Peluru di diri
Dan kapan berhenti


Bogor, November 1987

Tidak ada komentar:

Posting Komentar