Melangkah
Selangkah
Terhuyun
Terayun
Setapak-setapak sudah
Berat mengayun
Melangkah lagi
Bangun kembali
Jatuh berkali
Bangkit kembali
Menahan sakit
Perih dan ngeri
Luka-luka ini
Menembus tulang dan kulit
Berjalan lagi
Setapak selangkah
Sakit kian menjadi
Membawa pedih dan perih
Tak tahan lagi
Merasakan begini
Peluru di diri
Dan kapan berhenti
Bogor, November 1987
Minggu, 29 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar